PERKEMBANGAN KESENIAN KUDA KEPANG DI SAWAHLUNTO MINANGKABAU

Iswandi Iswandi

Abstract


Artikel ini membahas tentang perkembangan dan keberadaan kesenian Kuda Kepang di Kota Sawahlunto. Kuda Kepang merupakan kesenian tradisional yang ada awalnya dibawa oleh etnis perantau Jawa dan sampai saat ini berkembang di Kota Sawahlunto yang multi-etnis. Sebagai suatu unsur kebudayaan, kesenian tradisional Kuda Kepang dapat bertahan hidup bahkan berkembang secara pesat dengan dukungan dari pihak pemerintah dan masyarakat pendukungnya. Kesenian tradisional ini juga berkembang menuju ke arah seni pertunjukan yang lebih mempunyai nilai-nilai performan. Saat ini Kuda Kepang sudah diterima di tengah masyarakat Kota Sawahlunto yang bisa dilihat dari dukungan berbagai lapisan masyarakat dalam bentuk materi maupun moril. Kesenian tradisional Kuda Kepang telah menjadi milik mereka dan memiliki posisi yang sama dengan kesenian tradisional lainnya


Keywords


kesenian; tradisional; kuda kepang; perkembangan

Full Text:

PDF

References


Bandem, I Made. 2000. Teater Daerah Indonesia. Jakarta: Kanisius.

Iswandi. 2010. Manajemen Pertunjukan Seni di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Sawahlunto. UNPPadang:Tesis.

Purwanto. 2000. Kebudayaan Lingkungan dalam Perspektif Antropologi. Jogja: Pustaka Pelajar Ofset.

Ranjabar, Jacobus. 2006. Sistem Sosial Budaya Indonesia Suatu Pengantar). Bogor: Gralia Indonesia.

Soedarsono, R.M. 2002. Seni Pertunjukan Indonesia di Era Globalisasi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Tugana, Ida Bagus Gede Yuda. 2000. Teori Simbol. Widya Darma, Jakarta: Universitas Indonesia.




DOI: http://dx.doi.org/10.26887/ekse.v14i2.197

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

View My Stats